Cara Merakit Komputer: Panduan Lengkap dengan Alat dan Bahannya

Cara Merakit PC : Panduan Lengkap dengan Alat dan Bahannya
Cara Merakit Komputer: Panduan Lengkap dengan Alat dan Bahannya


Kehadiran komputer di era digital saat ini tidak bisa dipisahkan dari aktivitas keseharian. Meskipun mudah didapatkan, beberapa orang lebih memilih untuk merakit komputer sendiri agar sesuai dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki.

Namun, bagi pemula, merakit komputer mungkin terlihat sulit. Oleh karena itu, artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang cara merakit komputer beserta alat dan bahannya.

Pertama-tama, sebelum memulai merakit komputer, pastikan sudah memiliki komponen yang dibutuhkan. Komponen utama komputer antara lain motherboard, prosesor, RAM, hard disk, power supply, dan casing.

Setelah memiliki komponen-komponen tersebut, langkah selanjutnya adalah merakitnya dengan benar. Berikut adalah tahapan-tahapan yang harus dilakukan:

Komponen Utama pada Komputer untuk Merakit Sendiri

Jika kamu berencana untuk merakit komputer sendiri, penting untuk mengetahui komponen-komponen dasar yang diperlukan. Dalam artikel ini, kami akan membahas komponen-komponen penting yang harus kamu persiapkan sebelum memulai proses merakit.

Motherboard

Motherboard adalah komponen induk dari sebuah komputer yang menjadi tempat pemasangan berbagai komponen seperti memori, prosesor, hard disk, dan lainnya. Motherboard ini sangat penting karena ia berperan sebagai pusat pengontrol semua aktivitas yang terjadi dalam komputer.

Prosesor

Prosesor adalah komponen yang paling penting dalam sebuah komputer karena ia menjadi pusat dari segala aktivitas yang terjadi di dalamnya. Semakin tinggi spesifikasi prosesor, maka semakin baik juga kinerja komputer yang dihasilkan.

Memori atau RAM

Memori atau RAM merupakan perangkat yang membantu proses transfer data pada CPU. Semakin besar kapasitas memori yang digunakan, maka semakin cepat pula proses yang terjadi pada komputer.

Hard Disk

Hard disk adalah perangkat yang berfungsi sebagai media penyimpanan data dan berbagai jenis berkas dalam komputer. Kapasitas hard disk juga bisa diatur sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas data yang akan disimpan.

CD Drive

CD drive adalah komponen yang berfungsi untuk membaca dan menulis kepingan CD. Selain itu, CD drive juga bisa digunakan untuk mencadangkan data dari hard disk.

Casing dan Power Supply

Casing dan power supply merupakan dua komponen penting yang harus diperhatikan saat merakit komputer. Casing berfungsi sebagai pembungkus seluruh komponen dalam CPU, sementara power supply berfungsi sebagai pemasok tenaga bagi semua komponen di dalam komputer.

Modem Internal

Modem internal adalah komponen yang berfungsi sebagai penerjemah sinyal kode digital agar pengguna dapat mengakses Internet. Modem internal juga bisa membantu meningkatkan koneksi Internet pada komputer.

===

Merakit komputer sendiri dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menghemat biaya. Meskipun terlihat rumit, proses merakit komputer sebenarnya tidak memerlukan banyak alat dan bahan. Dalam artikel ini, akan dijelaskan cara merakit komputer beserta alat dan bahannya dengan mudah dan cepat.


Alat dan Bahan yang Diperlukan untuk Merakit Komputer

Sebelum memulai merakit komputer, pastikan semua alat dan bahan telah siap. Berikut adalah beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan:

  • Obeng plus berukuran sedang
  • Prosesor
  • Motherboard
  • Random Access Memory (RAM)
  • Kipas prosesor (heatsink)
  • Power supply
  • Hard disk
  • CD/DVD RW
  • Konektor USB dan audio
  • Kabel power LED
  • Kabel arus listrik
 

Cara Merakit Komputer / Merakit PC

Setiap orang pasti ingin memiliki komputer dengan performa yang baik dan handal untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Namun, membeli komputer bukanlah satu-satunya solusi. Kamu juga bisa membuat komputer sendiri agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu. Salah satu tahap penting dalam merakit komputer adalah memasang komponen dengan benar.

Berikut adalah beberapa langkah mudah dalam merakit komputer yang perlu kamu lakukan:

Buka Casing pada CPU

Buka sekrup penahan yang berada di belakang casing CPU. Lalu, lepas penutup bagian belakang casing. 

Pasang Prosesor ke Motherboard

Awali dengan membuka soket prosesor. Tarik bagian pengait ke sebelah kiri secara hati-hati. Lalu, tarik ke atas. Setelah itu, buka besi penutup pada prosesor.

Kemudian, masukkan prosesor dengan memegang tepinya memakai tiga jari. Pastikan untuk tidak menyentuh lingkaran keemasan (pin) agar tidak ada kotoran yang menempel. Jika dirasa sudah tepat, masukkan prosesor.

Setelah itu, pasang pengaman dengan menekan besi pengait atau pengunci dengan hati-hati.

Pasang Kipas Prosesor (Heatsink)

Posisikan heatsink di atas prosesor. Sesuaikan dengan posisi kaki heatsink masing-masing. Bila posisi dirasa pas, kencangkan kakinya memakai sekrup dan obeng hingga terpasang pada badan motherboard. Pastikan pemasangan heatsink berhasil dengan cara menggoyangkannya. Jika heatsink tidak goyang, pemasangan berhasil dilakukan.

Pasang RAM

Pastikan jenis RAM dan soket yang digunakan cocok. Lalu, langsung pasang RAM dengan menancapkan soket secara perlahan. Pastikan soket saling mengunci dan terdengar bunyi ‘klik’.

Pasang Power Supply

Sesuaikan posisi power supply dengan tempat yang telah disediakan. Jika dirasa telah pas, kencangkan body power supply dengan baut.

Pasang Motherboard pada Casing

Setelah itu, pasang motherboard ke dalam casing dan kencangkan dengan baut.

Pasang CD/DVD RW

Pasang CD/DVD Drive dan kencangkan dengan baut. Kemudian, pasang kabel yang menghubungkan CD/DVD Drive dengan konektor pada motherboard.

Pasang Hard Disk

Posisikan label hard disk menghadap ke atas. Selain itu, posisikan lubang hard disk dengan casing. Kemudian kencangkan dengan baut.

Pasang Kabel CD/DVD Drive dan Hard Disk

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah memasang kabel CD/DVD Drive dan hard disk. Pastikan untuk memperhatikan ujung antar-kabel yang akan dipasang pada CD/DVD Drive dan hard disk. Setelah itu, lanjutkan dengan memasangnya ke motherboard.

Memasang Konektor USB dan Audio

Agar keduanya bisa aktif, kamu harus memasang tiap-tiap konektornya pada motherboard. Pasang tiap konektor di bagian pinggir motherboard.

Pasang Kabel Power LED

Langkah selanjutnya adalah memasang kabel power LED. Kabel ini terdiri dari kabel power, kabel restart, dan kabel LED yang memiliki fungsi masing-masing. Pastikan untuk memperhatikan instruksi yang ada pada motherboard. Selain itu, pasang tiap-tiap kabel secara perlahan dan sesuaikan dengan letak jumper yang disediakan.

Pasang Kabel Power Supply ke Motherboard

Untuk menghubungkan arus listrik yang masuk, kamu perlu memasang kabel power pada motherboard. Pastikan untuk memasangnya dengan hati-hati dan dalam posisi yang sesuai.

Sambungkan Kabel Arus Listrik 

Sambungkan kabel arus listrik yang umumnya memiliki tiga lubang. Tempatkan posisi masing-masing pada power supply yang digunakan untuk sambungan paralel ke monitor.

Sambungkan ke Monitor Pasang konektor VGA pada monitor dengan posisi yang sesuai, pastikan jarum-jarum di dalamnya tidak bengkok. Setelah terpasang, kencangkan dengan baut.

Tes Komputer 

Setelah semua komponen terpasang, coba komputer dengan mengecek tombol power dan komponen lainnya. Jika berhasil, kamu akan mendapati tampilan booting sistem operasi. Jika komputer belum menyala, cek kembali posisi pada power supply. Pastikan power supply terpasang dengan benar. Bila komputer blank, cek kembali sambungan kabel pada beberapa komponen seperti monitor, RAM, dan prosesor hingga terpasang dengan pas.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kamu dapat memasang komputer dengan benar. Namun, jika kamu masih merasa kesulitan, sebaiknya minta bantuan dari teknisi komputer yang ada di daerah kamu.

Selamat mencoba!

Next Post Previous Post